Jumat, 23 Juli 2010

Sang Maitreya (Nubuwat Sang Buddha tentang Nabi di Akhir zaman) Bagikan

Sang Buddha berkata:

"Akulah sang Buddha Agung;
tetapi setelah aku Maitreya (Metteyya) tiba,
Sementara hidup bahagia ini terus bergulir
menyongsong bertahun-tahun kisahnya yang kan lalu
Buddha ini yang kan disebut Maitreya
Begitu agung dan menjadi teladan umat manusia

salah seorang murid (Ananda) sang Buddha bertanya:
"siapa yang akan menuntun kami setelah kau tiada?"
dan sang Buddha menjawab;
"Bukanlah aku Buddha pertama yang dikirimkan di atas dunia, dan bukanlah aku yang terakhir. Pada saatnya seorang Buddha lain akan datang ke dunia ini. Buddha suci yang sangat diberkati, diberi kebijaksanaan, tindakan, keberhasilan, memahami jagat raya, pemimpin tiada tara, pemimpin para malaikat dan umat manusia. Dia akan membawa kebenaran abadi yang sama seperti yang telah aku ajarkan padamu. Dia akan menyebarkan pesan-pesannya, mulia asalnya, gemerlap puncaknya, dan penuh kemenangan tujuannya. Dia akan mencanangkan kehidupan religius, sepenuhnya sempurna dan suci.
Ananda berkata:
"Bagaimana kami akan mengenalnya?"
Buddha menjawab:
"Dia akan dikenal dengan Maitreya, namanya berarti kebaikan".

Apakah arti dari MAitreya yang di nubuwatkan oleh Sidharta yang agung itu? Maitreya berasal dari kata metta yang dalam kitab sutta pitaka (salah satu bagian dari kitab Tri Pitaka) berarti; "atribut universal kebaikan yang ditebarkan Tuhan kepada semua manusia". Dalam bahasa Arab kata Maitreya dapat disepadankan dengan kata "rahmat" yang merupakan llimpahan kebaikan Tuhan kepada seluruh manusia dan semesta".

Sang Maitreya (metteyya) adalah sosok pembawa rahmat bagi sekalian alam, teladan mulia, pembawa pesan abadi kebenaran bagi seluruh manusia sepanjang masa, yang oleh sang Buddha Gautama di nubuwatkan akan datang setelahnya. Buddha yang terakhir, yang setelahnya tak ada lagi Buddha hadir di muka bumi. Maitreya agung, sanng Buddha akhir zaman, yang kata sang Buddha Gautama dilukiskan; "tubuhnya laksana emas murni, terang, bersinar, dan murni". "tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan keindahan pribadi Maitreya, karena ia begitu agung dan mulia.

Selamat Hari Raya Waisak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar